Showing posts with label movie. Show all posts
Showing posts with label movie. Show all posts

Monday, April 22, 2013

8 Film Terbaik Tentang Perjuangan Seorang Ayah

Tentunya ada beberapa film bagus yang menceritakan tentang bagaimana hebatnya perjuangan seorang ayah dalam memperjuangkan hidup keluarganya. Walaupun banyak anak yang kurang dekat dengan ayahnya, tetap saja jauh di dalam lubuk hati masing-masing ane yakin ane ataupun agan-agan sekalian pasti bangga mempunyai ayah yang telah membesarkan kita selama ini. Begitu pula sebaliknya, walau senakal apapun kita, walau sejelek apapun kita dimata orang-orang, jauh didalam hatinya beliau (ayah kita masing-masing) pasti menyayangi kita walaupun dengan cara yang beda dari yang ibu lakukan. Karena beliau tidak menunjukkannya secara langsung....

Nah berikut 8 Film Terbaik Tentang Perjuangan Seorang Ayah

1. The Pursuit of Happyness

Director : Gabriele Muccino
Year :  2006
Rate : 7.8/10


The Pursuit of Happyness adalah sebuah film biografi buatan tahun 2006 yang menceritakan kisah hidup Chris Gardner, seorang salesman yang berhasil menjadi pialang saham kaya. Cerita film ini dimulai pada tahun 1981 di San Francisco, California. Linda dan Chris Gardner hidup di sebuah apartemen kecil bersama anak mereka yang berusia 5 tahun, Christopher. Chris adalah seorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise untuk menjual scanner tulang (Bone Density Scanner) portable. Scanner ini memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari X-ray, tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa harganya terlalu mahal. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry. Keluarga kecil ini mulai terpecah ketika mereka menyadari bahwa mereka tak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk. 

 2. Life is Beatiful


Year :  1997
Rate : 8.5/10
Tak ingin melihat anaknya trauma, seorang pria bernama guido, yang keturunan italia-yahudi, berusaha membuat kejadian penangkapannya ke perkumpulan yahudi menjadi suatu permainan. Hingga akhir hayatnya, ia membuat dirinya seolah-olah berada dalam sebuah permainan bersama anaknya, dengan hadiah sebuah tank besar pada akhirnya.

 3. 252 : Signal of Life
Director : Nobuo Mizuta
Year : 2008
Rate : 5.8/10

Film ini menceritakan tentang bagaimana perjuangan pasukan yang menyelamatkan korban dari bencana Tsunami (kita tahu akhirnya bahwa 11 Maret 2011 bencana tersebut benar benar melanda Jepang). Namun begitu pentingnya kode 252 digunakan sebagai angka sandi, yang menyatakan sebuah harapan jika seseorang masih hidup dan lolos dari maut. Dalam film ini tokoh ayah yang menjadi sentral cerita adalah seorang mantan pemadam kebakaran yang pada akhirnya diharuskan untuk kembali bertugas menjadi seorang pemadam kebakaran demi menyelamatkan anak perempuan kecilnya yang bisu dan terjebak dalam reruntuhan bangunan.

 4. Big Fish
Title: Big Fish
Director : Tim Burton
Year :  2003
Rate : 8.0/10


Berbekal pengalaman-pengalaman semasa mudanya dulu, Edward Bloom mengisahkan semuanya itu dalam bentuk cerita dongeng kepada anaknya; Will Bloom. William tumbuh besar dengan cerita ayahnya. Cerita ayahnya menangkap ikan besar yang tak pernah ditangkap saat Will lahir, sang penyihir, bertemu raksasa hingga penemuan kota rahasia Spectre menghiasi masa kecil Will. Saat usianya bertambah dewasa dan akan menikah, Will terus mendengarkan kisah pengalaman hidup ayahnya itu. Saking seringnya mendengar kisah dongeng yang selalu diulang itu, Will pun beranggapan bahwa semua yang diceritakan oleh ayahnya itu tak satu pun mengandung kebenaran. Kisah hidup ayahnya yang selalu diceritakannya itu dianggap Will sebagai kedok untuk menutupi masa lalu ayahnya yang gelap karena menyembunyikan fakta yang sebenarnya terjadi. Anggapan negatif Will inilah yang akhirnya membuat hubungan antara ayah dan anak menjadi renggang. Hasilnya, Edward dan Will saling tak berkomunikasi selama 3 tahun lamanya


 5. My Father
Director : Dong-hyuk Hwang
Year :  2007
Rate : 6.6/10

Film yang dibintangi oleh James Parker (Daniel Henney) ini mengisahkan tentang seorang anak Korea yang diadopsi oleh keluarga Amerika. Ketika dewasa ia pun hendak mencari orang tua kandungnya. Ia kembali ke Korea sebagai tentara Amerika. Setelah melakukan penelusuran, akhirnya ia bertemu dengan ayah biologisnya di dalam penjara. Meski berbincang dengan dipisahkan oleh jeruji penjara, hubungan emosional diantara mereka kian hari kian tumbuh.

 6. The Mist
Title: The Mist
Director : Frank Darabont
Year :  2007
Rate : 7.3/10


Kisah diawali oleh David Drayton (Thomas Jane) sedang melukis di studionya. Diluar, sedang berlangsung badai hebat. Keesokannya, ketika penduduk kota kecil tersebut sedang ramai berbelanja di sebuah supermarket, kabut misterius yang bukanlah disebabkan oleh alam mulai turun memenuhi seluruh kota. Rumor yang beredar, kabut tersebut merupakan hasil dari sebuah percobaan militer yang disebut “The Arrowhead Project”. Puluhan penduduk akhirnya terjebak di dalam supermarket tersebut. Beberapa memilih untuk keluar. Namun semua pada akhirnya menemui ajal karena diserang oleh makhluk asing berupa serangga raksasa bertentakel dengan serangga-serangga yang ukurannya lebih kecil.

 7. CJ7

Director : Stephen Chow
Year :  2008
Rate : 6.5/10

Film ini bercerita tentang seorang buruh miskin Ti (Stephen Chow) yang hidup bersama seorang anak laki-laki, Dicky. Dicky diperankan oleh Xu Jian yang sebenarnya adalah gadis kecil. Ti bekerja keras sepanjang hari agar Dicky dapat mengenyam pendidikan di sebuah sekolah elit. Sayang Dicky dijauhi teman-temannya karena berpenampilan lusuh dan tidak memiliki mainan keren.
Kejengkelan Dicky pada ayahnya yang tidak mau membelikan CJ1, mainan anjing-robot terbaru, musnah kala Ti menggantinya dengan sebuah hadiah yang ditemukannya di tempat sampah. Mainan itu (atau kemudian mungkin lebih tepat disebut binatang peliharaan) adalah sebuah bulatan hijau misterius yang bertransformasi menjadi makhluk aneh yang lucu.



 8. Finding Nemo
Year :  2003
Rate : 8.1/10

Finding Nemo menceritakan kisah menarik dari perjalanan ikan yang keluar terlalu jauh dan akhirnya tertangkap. , Ayah yang normal sehari-hari yang jauh dari seorang pahlawan seperti yang dapat kemudian membuat upaya heroik untuk menyelamatkan putra satu-satunya dan membawanya kembali ke rumah

Diantara 8 film tersebut, mana kah yang paling Anda Suka???? :)

Baca Selengkapnya - 8 Film Terbaik Tentang Perjuangan Seorang Ayah

Tuesday, April 16, 2013

Film Sumber Inspirasi Travelling

Film Travelling
MutiaraIndonesia.com - Pernahkah Anda berkeinginan menjelajah dunia usai menyaksikan sebuah film menarik? Sejumlah film memperlihatkan lokasi eksotis dan petualangan asing yang sangat menantang untuk dikunjungi. 

Ada beberapa judul film yang bisa membuat seseorang terinspirasi untuk berkelana ke negeri asing, ini delapan di antaranya seperti dikutip Huffington Post:

Under the Tuscan Sun

Sebuah drama romantis yang didasari memoar Frances Mayes. Dalam film ini Diane Lane yang berperan sebagai Mayes berlibur ke Italia menyusul kegagalan pernikahannya. 

Ia membeli sebuah vila indah, tapi nyaris runtuh, Tuscan Villa. Saat memperbaiki vila bobrok tersebut, ia mengeksplorasi berbagai hal di pedesaan Tuscan. Makanan, anggur, dan pemandangan perbukitan Tuscan yang indah adalah hidup yang sangat menyenangkan, atau dalam bahasa Italia, "La vita e bella".

Eat, Pray, Love

Film lain yang didasarkan pada sebuah memoar, Eat, Pray, Love adalah kisah tentang seorang wanita yang meninggalkan sebuah pernikahan bahagia untuk berkelana demi menemukan dirinya sendiri. Di film ini Julia Roberts membawa kita ke Italia, India, dan Indonesia.

Dia menghabiskan empat bulan di Italia, menimati cara hidup Italia (Eat). Di India, dia menemukan spiritualitasnya (Pray). Perjalanan Roberts berakhir di Bali, di mana ia menemukan cinta (Love). 

The Best Exotic Marigold Hotel

Berkisah tentang petualangan sekelompok pensiunan Inggris yang berangkat ke Jaipur, India, untuk memulai hidup baru di sebuah hotel khusus pensiunan. Kehidupan di India tidak seperti yang mereka bayangkan. Terkadang indah, lucu, dan cukup menyentuh menyaksikan cara mereka menyesuaikan diri dengan kehidupan di Jaipur.

Film ini adalah tampilan lucu sebuah negara bisa mengubah seseorang. Film manis yang akan menimbulkan kerinduan akan negara yang penuh warna, dengan orang-orang yang ramah dan budaya yang unik. 

Seven Years in Tibet

Seven Years in Tibet didasarkan pada sebuah buku penulis Austria Heinrich Harrer. Bercerita tentang petualangan wisata yang bisa mengubah kehidupan. Brad Pitt yang berperan dalam film ini adalah seorang pendaki asal Austria yang mencoba untuk menaklukkan Himalaya pada 1939, di saat hubungan China dan Tibet memburuk.

Dia ditangkap, tapi kabur dari penjara dan menyelinap ke kota suci Tibet Lhasa. Di sana dia berteman baik dengan Dalai Lama. 

In Bruges

Ini adalah komedi gelap dua pembunuh bayaran Irlandia (Colin Farrell dan Brendan Gleeson) yang menemukan diri mereka di Bruges, Belgia.

Film ini menunjukkan bagaimana kedua pria berlaku di Bruges dengan sikap yang sangat berbeda. Kanal bersejarah dan jalan-jalan di kota ini membentuk latar belakang sempurna untuk menunjukkan rasa bersalah dan penebusan dosa. Selama film, interaksi dengan penduduk setempat dan wisatawan mengubah pandangan keduanya tentang hidup dan mati. 

A Good Year

Film ini berlatar Provence, Prancis dan dibintangi Russell Crowe sebagai bankir investasi kaya yang mewarisi kebun anggur dan chateau pamannya, sekaligus menyimpan kenangan masa kecilnya. 

Saat ia belajar menikmati gaya hidup santai Provence, dia bertemu orang-orang baru yang menghidupkan kembali kenangan masa kecilnya. Film ini memperlihatkan bahwa perjalanan dapat menginspirasi untuk melakukan sesuatu yang biasanya takkan dilakukan. Selain itu, sentakan keindahan kebun-kebun anggur dan pedesaan yang indah Provence akan membuat Anda tertarik merasakannya secara langsung.

The Motorcycle Diaries

Ini adalah kisah nyata pejuang revolusioner Amerika Latin Che Guevara yang bersepeda motor selama lima bulan ke seluruh Amerika Selatan bersama temannya, Alberto Granado. 

Film ini menyoroti hal terbaik tentang wisata: kebebasan, petualangan, dan penemuan pribadi. Film memperlihatkan bahwa wajah kemiskinan, kelaparan, dan penyakit dapat mengubah seseorang. Plus, sajian pemandangan pedesaan indah di Argentina, Chili, Peru, dan Venezuela membuat Anda ingin segera memulai petualangan Amerika Selatan Anda sendiri.

The Beach

Sejak film yang dibintangi Leonardo Dicaprio ini dirilis, pantai Thailand semakin banyak dikunjungi turis.

Film ini dibintangi Leonardo DiCaprio yang mengikuti peta ke pulau surga Ko Phi Phi Leh, Thailand. Pantai dengan air jernih dan pasir putih bisa ditemukan di Phi Phi dan Maya Bay, di mana film Beach difilmkan. 

Sama seperti film-film di atas, tak ada yang bisa menggantikan petualangan nyata. Ada baiknya mengalami sebuah petualangan luar biasa bagi diri Anda sendiri.


Sumber : Viva
Baca Selengkapnya - Film Sumber Inspirasi Travelling

Friday, April 5, 2013

Belajar Hidup Dari Film Malaikat Tanpa Sayap

MutiaraIndonesia.com - Setiap manusia berhak menjalani kehidupannya masing-masing. Kita memiliki banyak pilihan yang dapat kita pilih untuk menjalani hidup. Tidak ada jaminan akan hidup kita. Apakah kita akan hidup bahagia atau sedih? Kehidupan berputar dan kebaikan hidup akan berpihak dan datang pada jiwa yang baik. Oleh karena itu, kita diajarkan untuk saling membantu.

Mungkin dalam kehidupan kita banyak perjuangan yang mesti kita tempuh. Semuanya kita lakukan dengan saling tolong menolong sesama manusia, karena pada hakekatnya, manusia itu adalah mahluk sosial. Tujuan akhir dari kehidupan kita adalah agar kita dapat berguna bagi semua mahluk Tuhan, yang akan dihisab setelah kita meninggalkan dunia ini.

Seperti itulah makna yang terkandung dalam film terbaru buatan Indonesia ini. film ini berjudul Malaikat Tanpa Sayap. Film ini menceritakan perjalanan cinta dua remaja, Vino dan Mura yang kisah cintanya diancam oleh sesuatu hal yang pasti akan dialami oleh setiap manusia, yaitu kematian.

isah ini bermula dari seorang pria bernama Vino. Vino yang berasal dari keluarga kaya raya mendadak jatuh miskin. Semenjak itu hidupnya menjadi gelisah dan dirinya mulai mempertanyakan apa arti hidupnya di dunia. Vino tidak terlalu dekat dengan keluarganya, apalagi setelah papanya, bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang. Mamanya justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan putrinya yang berusia 5 tahun bernama Wina.

Keadaan tambah parah, saat Vino nunggak SPP hingga tiga bulan. Ia tidak terima saat pihak sekolah memberinya surat peringatan. Karena selama ini, Amir cukup rajin memberi sumbangan buat yayasan. Ia malah melabrak Kepala Sekolah, bahkan mengambil keputusan drastis, yaitu keluar dari sekolah.

Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil rontgen Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan. Keadaan menjadi parah karena golongan darahnya wina termasuk golongan langka yaitu golongan darah A rhesus negatif. Untungnya Vino golongan darahnya sama dan akhirnya vino mengajukan diri sebagai pendonor darahnya.

Di lain tempat, ada seorang broker yang bernama Calo sedang mencari pendonor jantung. Suatu ketika takdir mempertemukan mereka, Calo dengan Vino. Calo yang sedang mencari pendonor jantung mendengar hal itu menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino. Calo mendekati Vino, ia menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung! Vino amat terkejut. Calo itu beralasan, ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino. Maka Vino adalah pilihan yang tepat. Vino amat marah dengan Calo. Ia tidak akan menjual jantungnya pada Calo! Tapi Calo dengan santai, berkata di Jakarta apa yang tidak bisa dibeli?

Lalu dirumah sakit yang sama, tempat adiknya Vino menginap. Vino bertemu dengan Mura, gadis cantik yang sedang duduk di ruang tunggu. Mereka bicara sangat singkat. Bahkan mereka tidak sempat berkenalan, karena tiba-tiba ada yang memanggil gadis cantik itu, yaitu ayahnya Mura, Levrand. Mereka tampak dekat satu sama lain. Sangat berbeda dengan Vino yang hubungannya tidak harmonis dengan kedua orangtuanya.

Amir dan Vino dengan caranya masing-masing berusaha untuk mendapatkan uang untuk operasi Wina. Tapi keduanya gagal. Vino yang mengalami jalan buntu mengambil keputusan menerima tawaran Calo untuk menjadi pendonor.

Calo memberinya uang muka cukup besar. Hingga Vino bisa membiayai operasi Wina. Amir amat terkejut, ia bertanya pada Vino darimana ia mendapatkan uang. Tapi Vino tidak mau memberitahu. Yang jelas, ia tidak mencuri...

Vino bertemu lagi dengan Mura di rumah sakit yang sama. Tidak terduga Vino tahu nama Mura, karena ia sempat mendengar Levrand memanggilnya. Mura tertegun. Vino dengan santai berkata, otak punya kemampuan menyaring mana yang pantas diingat, mana yang tidak. Seperti sebuah nama. Namanya. Mura...

Mura ingin menjenguk Wina. Saat menjenguk, Mura berjanji akan memberi Wina boneka. Karena ia punya boneka banyak. Vino mengaku kalau ia sudah tidak sekolah karena ia tidak punya biaya. Mura bilang kalau ia homeschooling. Vino meledek, pantes Mura punya banyak boneka. Karena ia tidak punya teman. 

Mura merengut, baginya hal itu tidak berpengaruh buatnya. Ia bisa punya banyak teman lewat jejaring sosial. Mura menilai Vino cynical. Vino malah mengajak Mura jalan, untuk membuktikan kalau ia tidak sesinis perkiraan Mura. Esoknya, Vino mengajak Mura untuk merasakan interaksi di dunia nyata...Mereka yang masih usia SMU malah mendatangi kampus dan berlagak mahasiswa di situ... 

Sementara itu, diam-diam Amir menjadi supir taksi. Saat ini, hanya itulah yang bisa ia lakukan. Dengan uang dari Calo, Vino bahkan bisa mendapatkan rumahnya kembali yang disita Bank. Semua masalah menjadi beres. Dan Vino merasa mendadak hidupnya berwarna, karena mengenal Mura. 

Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya. Kepindahannya dari rumah kontrakan ke rumah lamanya, ia pikir bisa menghilangkan jejaknya dari Calo. Tapi ternyata, Calo dapat menemuinya.

Mengetahui bahwa Vino enggan untuk mendonorkan jantungnya, Calo marah dan mereka berdua bertikai. Padahal ini merupakan keputusan Vino. Siapa calon penerima jantung Vino itu? Apakah ia sangat berarti bagi Calo?

Vino beralasan, kalau ia tidak jadi mendonorkan jantung. Ia akan mengembalikan uangnya pada Calo. Calo memakinya, uang darimana? Calo minta Vino jangan macam-macam atau Mura akan celaka! Vino kaget karena Calo tahu soal Mura. Ia tidak terima Calo macam-macam pada Mura! Calo membentaknya, kalau resipien itu adalah Mura! Vino tertegun, ia tidak percaya C alo meyakinkan, kalau Mura memang resipien. Tapi Mura dan Levrand tidak tahu kalau Vino lah calon pendonor...

Vino berada di persimpangan. Ia merasa hidupnya berwarna setelah bertemu Mura, bahkan ia berniat membatalkan transaksi dengan Calo. Karena dengan Mura, ia melihat masa depan. Tapi di pihak lain, kalau ia membatalkan transaksi itu, hidup Mura tidak akan bertahan lama...Vino dihadapkan pada pilihan, ia yang mati atau Mura...

Ada beberapa kalimat yang menurut saya baik untuk dijadikan pedoman kehidupan kita. Yaitu

"Kita punya pilihan buat jalanin hidup. Tapi kita nggak punya pilihan, buat mati..."
“Dalam hidup ga ada jaminan untuk terus bahagia … ga ada kepastian buat apapun … setiap orang akan bisa terlempar setiap saat dari kotak kenyamanan”
Baca Selengkapnya - Belajar Hidup Dari Film Malaikat Tanpa Sayap

Monday, April 1, 2013

Mantel "Menghilang" Harry Potter Hadir ke Dunia Nyata

Mantel tembus pandang ini dibuat oleh peneliti University of Texas.



Bagi Anda pecinta film Harry Potter, tentunya Anda tahu tentang jubah menghilang. Meski terlihat mustahil, para peneliti di University of Texas, Austin, berhasil mewujudkannya ke dunia nyata.

Jubah rancangan Andrea Lu, membuat benda menjadi tak nampak secara kasat mata. Jubah ini dibuat dari bahan material yang disebut metascreen. Tersusun dari pita tembaga setebal 66 mikrometer yang dipasang pada selaput polikarbonat fleksibel setebal 100 mikrometer. Keduanya dikombinasikan dalam pola diagonal.

Untuk membuat jubah ini, Andrea menggunakan teknik mantle cloaking, seperti yang dilansirLivescience. Teknik ini akan menghapus gelombang cahaya yang memantul pada objek.

Sebagai uji coba, Andrea dan tim-nya telah berhasil menghilangkan batang silendris sepanjang 18 cm dari pandangan orang-orang di sekitar area gelombang mikro.

Menurut Andrea, pembuatan mantel 'ajaib' ini ditujukan untuk para pecinta film Harry Potter. 
Baca Selengkapnya - Mantel "Menghilang" Harry Potter Hadir ke Dunia Nyata

Thursday, March 28, 2013

10 Film Yang Bisa membuat Para Pria Menangis

Siapa bilang pria tak bisa menangis saat menonton film yang berhasil menyentuh perasaannya? Berikut 10 film pilihan yang diyakini mampu membuat penonton pria meneteskan air mata.


1. Saving Private Ryan (1998) Film ini mengisahkan misi penyelamatan prajurit Ryan yang disertai dengan pengorbanan tentara AS di bawah pimpinan Kapten John H Miller. Film ini berhasil menggondol Piala Oscar untuk kategori Sutradara Terbaik bagi Steven Spielberg serta empat kategori lainnya. Sayangnya, film ini harus kalah dari Shakespear in Love untuk kategori Film Terbaik. Konon, para pengamat dan pecinta film, menilai bahwa Saving Private Ryan lebih pantas menerima penghargaan paling bergengsi itu ketimbang Shakespeare in Love.
2. Shawshank Redemption (1994) Seorang bankir bernama Andy Dufresne (Tim Robbins) dijebak atas pembuhuhan ganda yang tak ia lakukan pada 1940-an. Hukumannya, ia harus mendekam di penjara Shawshank seumur hidup. Di situlah ia bertemu dengan berbagai karakter penghuni penjara. Salah satunya bernama Red (Morgan Freeman), yang memberi pelajaran mengenai bagaimana tetap bersemangat dalam menjalani hidup, serta moral yang dijunjung tinggi antarnarapidana.
3. Schindler’s List (1993) Film peraih tujuh piala Oscar ini mengetengahkan seorang pemilik pabrik berkebangsaan Jerman bernama Oskar Schindler, yang mengeksploitasi tenaga kerja murah Yahudi ketika Perang Dunia II sedang bergulir. Akhirnya, ia malah bertekad menyelamatkan 1.100 orang Yahudi dari eksekusi yang akan dilakukan oleh Nazi.
4. Philadelphia (1993) Seorang pengacara bernama Andrew Beckett (Tom Hanks) mengungkapkan kepada perusahaannya bahwa dirinya mengidap HIV/AIDS. Bukan itu saja, ia juga mengaku dirinya gay. Tak lama setelah ia mengakui kedua hal itu, dirinya dipecat dengan alasan tak masuk akal. Merasa diperlakukan tidak adil, ia menyewa seorang pengacara yang justru benci kepada kaum gay. Joe Miller (Denzel Washington) akhirnya mampu memenangkan kasus melawan perusahaan Andrew. Film arahan sutradara Jonathan Demme ini merupakan film pertama bertema AIDS yang didanai studio (perusahaan film) besar.
5. Big Fish (2003) William Bloom (Billy Crudup) merasa kesal kepada ayahnya, Edward (Albert Finney), karena sering menceritakan kisah pengalamannya yang berbau fantasi. Menurutnya, cerita ayahnya itu hanya bersifat fiksi. Mulai dari perjuangan ayahnnya mendapatkan cinta ibu William hingga akhirnya Edward menjadi seorang yang sukses karena pergaulannya dengan karakter-karakter aneh dalam ceritanya. Ketika Edward sekarat dan akhirnya meninggal, satu persatu karakter dalam cerita Edward bermunculan di pemakaman Edward.
6. Million Dollar Baby (2004) Maggie Fitzgerald (Hilary Swank) yakin dirinya mampu menjadi petinju profesional meskipun ia wanita. Awalnya, tekadnya ini tak dihiraukan oleh Frankie Dunn (Clint Eastwood), yang diminta melatih Maggie. Namun, dengan bantuan Frankie dan asistennya (Morgan Freeman), Maggie mampu membuktikan kepada dunia bahwa dirinya bisa menjadi petinju profesional dengan hanya bermodalkan kepercayaan diri.
7. Life is Beautiful (1997) Tak ingin melihat anaknya trauma, seorang pria bernama Guido, yang keturunan Italia-Yahudi, berusaha membuat kejadian penangkapannya ke perkumpulan Yahudi menjadi suatu permainan. Hingga akhir hayatnya, ia membuat dirinya seolah-olah berada dalam sebuah permainan bersama anaknya, dengan hadiah sebuah tank besar pada akhirnya.
8. Love Actually (2003) Sepuluh kisah cinta yang mengetengahkan berbagai macam hubungan antarmanusia. Mulai dari Perdana Menteri Inggris yang jatuh cinta kepada asistennya hingga kasih sayang seorang ayah kepada anak tirinya yang masih kecil. Film ini berseting kota London (sebagian besar) dengan latar belakang Hari Natal. Ada yang berakhir indah, ada juga yang berujung tragis.
9. Rocky (1976) Rocky Balboa hanya seorang petinju yang masih berjuang untuk mencapai puncak kariernya. Ia bekerja sebagai tukang daging dan sesekali sebagai penagih utang. Suatu hari, seorang petinju profesinal bernama Apollo Creed datang ke Philadelphia untuk mengadakan pertandingan eksibisi. Tanpa disangka, Rocky mampu mengalahkan Creed.
10. The Pianist (2002) Seorang pemain piano bernama  Wladyslaw Szpilman (Adrien Brody, yang berhasil memenangkan piala Oscar untuk peran ini), berusaha bertahan hidup ketika Nazi mulai mengepung kotanya di Warsawa. Suatu hari, tanpa disangka, karena keahliannya bermain piano, nyawanya diselamatkan oleh seorang perwira Nazi yang memang terkesan oleh permainan piano Szpilman.
Apakah film yang mampu membuat anda menangis, termasuk di atas? Ataukah ada yang lainnya? Siapapun anda, baik wanita maupun pria, kesepuluh film di atas memang pantas dikategorikan sebagai film-film yang mampu menggugah perasaan siapa pun sehingga bisa meneteskan airmata saat usai menonton.
Baca Selengkapnya - 10 Film Yang Bisa membuat Para Pria Menangis